Minggu, 12 Oktober 2014

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NASABAH MENABUNG DI BANK BNI SYARIAH


Nama : Ahmad Harish
NPM : 27211929
Kelas : 4EB21

PENDAHULUAN
Salah satu upaya penting yang perlu dilakukan untuk meningkatkan market share perbankan syariah nasional adalah dengan menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat dan kalangan dunia usaha untuk menabung di bank syariah. Artikel ini mencoba membahas hal tersebut dengan mengambil studi kasus salah satu bank umum syariah, yaitu BNI Syariah, dimana penelitian ini difokuskan pada produk Tabungan Syariah Plus bank tersebut di Jakarta.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari Bank BNI Syariah di Jakarta, melalui pengisian kuesioner oleh nasabah yang menggunakan produk tabungan syariah plus. Dengan demikian, data yang digunakan merupakan data cross-section. Adapun data sekunder diperoleh dari BNI Syariah dan sumber lain yang relevan.
Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Ordinary Least Square (OLS). Metode yang digunakan adalah metode survei dan analisis data dengan Regresi Linier, dengan melihat adanya pengaruh ekonomi, pelayanan, dan motivasi yang mempengaruhi keputusan nasabah untuk menabung di Bank BNI Syariah di Jakarta. Data primer dilakukan dengan menyebarkan kuisioner kepada responden. Total responden yang diteliti sebanyak 144 orang adalah nasabah yang menggunakan produk Tabungan Syariah Plus.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa respon responden pada pengunaan produk mudharabah Bank BNI Syariah di Jakarta terhadap tabungan syariah plus mencapai angka 70,14 persen. Angka ini jauh lebih besar dibandingkan keinginan nasabah untuk membuka deposito di Bank BNI Syariah Jakarta. Sebagian besar responden (72,22 persen) beralasan memilih produk mudharabah pada bank tersebut karena memakai sistem bagi hasil (lihat Tabel 1). Artinya, bagi hasil menjadi daya tarik masyarakat untuk menggunakan produk syariah. Sedangkan 21,53 persen responden mengaku kurang mengetahui sistem syariah yang sedang berkembang di perbankan Indonesia.
Selanjutnya, variabel ekonomi pada penelitian ini dilihat dari pekerjaan dan pendapatan perbulan responden yang menjadinasabah Bank BNI Syariah .Jakarta. Berdasarkan variabel ekonomi (Xl), dapat diketahui bahwa pada item pekerjaan, responden yang menabung di Bank BNI Syariah sebagian besar bekerja sebagai karyawan BUMN sebesar 37,50 persen, 25 persen bekerja sebagai pegawai swasta, 15,97 persen sebagai wiraswasta dan sisanya (0,69 persen) adalah PNS/TNI. Selain itu, kelompok mahasiswa juga berperan aktif dalam penggunaan produk Tabungan Syariah Plus ini, yakni sebesar 20.83 persen.
Pada item penghasilan, responden yang menabung di Bank BNI Syariah sebagian besar berpenghasilan Rp 500.000,00 hingga Rp 1.500.000,00 (40,28 persen), dan 22.22 persen responden berpenghasilan Rp 3.000.000,00 hingga Rp 5.000.000,00. Data ini menunjukkan bahwan nasabah yang sudah bekerja dan berpenghasilan tetap sangat mempengaruhi perkembangan nilai tabungan syariah plus di Bank BNI Syariah. Hal ini juga dipengaruhi oleh peran mahasiswa yang ikut andil dalam menggunakan produk tabungan syariah plus di Bank BNI Syariah.
Selanjutnya, variabel motivasi pada penelitian ini dilihat dari agama atau fatwa,serta lokasi bank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 40,97 persen responden sangat setuju dengan fatwa bahwa bunga bank adalah haram, yang mengharuskan responden untuk menabung di bank syariah termasuk Bank BNI Syariah. Kemudian 76,39 persen responden juga setuju dengan prinsip bagi hasil yang digunakan oleh Bank BNI Syariah, hanya 3,47 persen saja yang ragu-ragu. Sedangkan khusus lokasi bank, hanya 13,9 persen saja responden yang setuju bahwa lokasi BNI Syariah di Jakarta sangat strategis.
Mayoritas responden pun menyetujui bahwa pelayanan pihak bank sudah baik (80,56 persen). Kemudian, sebanyak 83,33 persen responden menyetujui bahwa resiko yang ditanggung bersama oleh bank dan nasabah, menjadi pertimbangan nasabah untuk menggunakan produk pada bank syariah. Yang menarik, 56,25 persen nasabah juga setuju bahwa biaya administrasi BNI Syariah lebih murah bila dibandingkan dengan bank konvensional.

KESIMPULAN
Berdasarkan dari analisis dan pembahasan yang saya amatu, maka dapat disimpulkan beberapa alasan, antara lain yang Pertama, masyarakat menabung di bank syariah, khususnya di BNI Syariah Jakarta, dikarenakan bank tersebut menawarkan produk-produk syariah yang sesuai dengan prinsip syariah Islam. yang Kedua, sistem bagi hasil yang ada, dianggap oleh responden telah sesuai dengan syariah Islam. Dan yang Ketiga, faktor-faktor yang mempengaruhi respon nasabah menggunakan produk tabungan syariah adalah variabel ekonomi, pelayanan, dan motivasi, dimana ketiganya mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan nasabah untuk menggunakan produk tabungan syariah.

PERUMUSAN MASALAH:
1. Apa saja faktor-faktor yang menyebabkan kurang minatnya masyarakat untuk menabung di Bank BNI SYARIAH ?
2. Bagaimana Strategi yang harus dilakukan oleh BANK BNI SYARIAH ?

REFERENSI
Jaenal Effendi, Dosen IE-FEM IPB dan Kandidat Doktor Georg-August University Jerman
Vebriani Ziliwu, Alumni Departemen Ilmu Ekonomi FEM IPB
Sumber : EkonomiIslami.wordpress.com

Senin, 30 Juni 2014

Tugas softskill kelebihan dan kekurangan produk HP Sony Xperia M C2005 Dual SIM

NAMA : AHMAD HARISH
KELAS : 2EB21
NPM : 27211929

Kelebihan Sony Xperia M C2005 Dual SIM
Keunggulan dari HP Android Sony Xperia M C2005 Dual SIM jaringan yang telah mendukung 3G HSDPA. Pada layarnya berukuran 4 inci yang dilapisi dengan Scratch-resistant glass yang memberikan perlindungan dari goresan dan didukung resolusi 480 x 854 piksel dengan kerapatan piksel 245 ppi. Memiliki ukuran body fisik cukup ringkas yaitu 124 x 62 x 9,3 mm, sehingga cukup mudah ketika dimasukkan dalam saku pakaian.
Pada media penyimpanan memorinya memiliki kapasiats penyimpanan internal cukup besar yaitu 4GB dan adanya slot penyimpanan eksternal jenis microSD hingga 32 GB. Tidak hanya itu kelebihan Sony Xperia M C2005 Dual SIM, smartphone Android dual sim ini.
Telah mengusung sistem operasi Android jelly bean versi 4.1 serta didukung dengan dapur pacu dual core dengan kecepatan 1 ghz dan kapasitas RAM berukuran 1 Gb, bagian pengolahan grafis menggunakan adreno 305 yang memang dirancang untuk kelas atas.
Hasil jepretan kamera yang dibenamkan di Hp Sony Xperia M ini memiliki resolusi 5MP (2592х1552 pixels) yang cukup tajam. Dilengkapi dengan fitur flash light dan autofokus serta beberapa fitur diantaranya self timer, efek, macro shot, brightness, face detection, dan night shot. Untuk rekam video, resolusi maksimum yang bisa dicapai adalah 720p dengan kecepatan 30 fps.
Untuk masalah koneksifitas pada ponsel android besutan Sony ini cukup lengkap sudah tersediannya WiFi, Bluetooth v4.0, NFC, DLNA, dan microUSB, jadi tidak perlu dikawatirkan lagi masalah koneksifitasnya.

Kekurangan Sony Xperia M C2005 Dual SIM
Dengan spesifikasi yang cukup memumpuni dan ditujukan untuk kelas entry-level ini juga memiliki kelemahan atau kekurangan. Kelemahan yang disayangkan pada kamera depan masih mengunakan kamera VGA delum Mega pixel, pada kapasitas baterai yang dipakai oleh Sony Xperia M C2005 kurang besar yaitu 1750 mAh (namun daya tahan baterainya cukupan yaitu standby mampu hingga 552 jam untuk mode 2G, 454 jam untuk mode 3G, untuk waktu bicara hingga 10 jam 18 menit mode 2G, dan 9 jam untuk mode 3g, Untuk waktu memutar musik hingga 39 jam 24 menit).


Harga Sony Xperia M C2005
Smartphone Sony Xperia M C2005 Dual SIM ini dirancang untuk kelas menengah dengan harga dibawah 3 juta rupiah. Harga baru Sony Xperia M C2005 Dual SIM terbaru yang kami ambil pada 2014 ini adalah Rp 2.650.000. Harga di atas mungkin saja bisa erubah, dan setiap temapat tidak sama, jadi jangan dijadikan patokan saat Anda nanti membeli hp android Sony Xperia M ini. Hanya untuk referensi.
Itulah sedikit dari saya ulasanya 
kelebihan dan kekurangan Sony Xperia M C2005 Dual Sim, semoga dapat menjadikan referensi bagi Anda yang ingin membeli hp andoid sony ini. Sekian dan terimakasih.